#DUGDAG (1) Curug Muara Jaya Pesona Air Terjun di Majalengka

Assalamualakum wr.wb

Perkenalkan nama saya Ambia Aditama, saya tinggal di bandung, saya seorang mahasiswa jurusan pendidikan jasmani yang memiliki hobi olahraga dan jalan-jalan.

Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi cerita perjalan menuju pesona objek wisata disekitaran priangan timur yang jarang dikunjungi oleh para wisatawan tetapi tempat ini sangatlah menarik dan menakjubkan untuk dikunjungi, nama tempat wisata adalah Curug Muara Jaya atau yang sering disebut Curug Maja yang terletak di Desa Argapura, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat di kaki gunung ciremai dekat jalur pendakian apuy. Untuk kalian yang ingin mengunjungi tempat ini tinggal buka google maps di handphone anda dan tulis dipencarian curug muara jaya atau  klik https://goo.gl/maps/qVAXzKK64UyKswnRA dan silahkan telusuri berdasarkan versi kalian.



       Perjalanan dimulai pada hari kamis 30 Januari 2020 menggunakan kendaraan motor tepat pukul 06.00 wib pagi, saya mulai berangkat dari rumah di bandung menuju majalengka melalui Pasteur bandung sambil membeli bensin di SPBU (Rp.20.000), kebetulan pada saat itu saya berangkat hanya sendirian maklum jomblo.

Pada perjalanan hari itu saya agak konyol karena terlalu siang untuk memulai perjalanan yang alhasil kena machet karena berbarengan dengan masuk sekolah dan masuk kerja ya tapi tak apalah konseskuensi kesiangan, masuk Cicaheum-Ujung Berung-Cibiru-Cinunuk-Cileunyi macet terosss, mulai lah saat memasuki perbatasan Sumedang-Bandung (Jatinangor) Jalan Raya Bandung-Cirebon, perjalanan lancar melewai beberapa tempat Tanjung Sari, Cadas Pangeran, dan masuk kota Sumedang untuk istirahat sebentar di SPBU untuk sekalian ke toilet, sekitar 10 menit kurang istirahat saya memulai lagi perjalanan dari Sumedang menuju Majalengka.

       Kondisi keramaian lalu lalang kendaraan dari Sumedang-Majalengka terbilang lancar melewati Paseh, Jatiwangi, Tomo dan kemudian memasuki simpang Kadipaten ambil belok kanan (Jalan Kh Abdul Halim) kearah kota Majalengka, belok kanan oke, kalo lurus ke Cirebon, kalo belok kiri ke Bandara Internasional Kertajati & Indramayu. Melihat rambu jalan menunjukan tinggal 9 KM lagi menuju kota Majalengka dari simpang Kadipaten saya mulai tancap gas (70 KM/Jam) karena tau tinggal sebentar lagi sampai, kemudian mulai memasuki kota Majalengka lalu melewati bunderan yang sepertinya ada tugu baru di kota tersebut sekalian istirahat sebentar sambil minum dan buka Handphone lalu melihat jam menunjukan pukul 09.30 WIB, ya jadi sekitar 3,5 Jam saya berangkat dari Bandung ke Majalengka dengan santai.

 

       Selepas istirahat dari bunderan tugu itu saya memulai perjalanan lagi lurus saja di jalan utama utama kota kemudian menemui persimpangan besar lagi lalu belok kanan (Jalan Raya Cigasong) untuk menuju Maja, jalan menuju Maja terbilang cukup menanjak dengan suasana yang dingin dan sejuk, sesampai di Maja saya istirahat sebentar di Alfamart dekat terminal maja untuk membeli beberapa minuman dan cemilan (Rp.23.000) seperti kopi dan kacang karena saya tau kalo beli didekat tempat wisata harga nya waduh pasti mahal.

        Setelah membeli beberapa cemilan & minuman saya langsung segera bergegas menuju Jalan Sukasari Kidul yang dimana belok kiri dari jalan raya tinggal lihat plang bertuliskan desa argapura yang melewati perkampungan yang asri dan terus menanjak berkelok-kelok sampai bertemu lahan pertanian dan memasuki lembah panyaweyan yang membuat saya berdiam diri sebentar karena pemandangan nya yang luar biasa, di daerah lembah panyaweyan ini terdapat banyak spot untuk berfoto ria, saya pun memarkirkan motor lalu memasuki salah satu spot nya yakni puncak panyaweyan dengan harga tiket (Rp.5000) dan parkir (Rp.2000), berjalan sampai puncak melihat panorama yang indah dan menyejukan seperti Bandung era 90-an yang masih asri.





       Sekitar 20 menit saya menikmati puncak panyaweyan kemudian langsung turun kebawah lagi dan bergegas menuju curug muara jaya dengan melanjutkan jalan menggunakan google maps di handphone, lalu di ujung jalan bertemu pertigaan yang dimana ada plang tanda bertuliskan curug muara jaya belok kiri yang menuruni lembah yang cukup terjal kemudian mengikuti terus jalan sampai bertemu gapura curug muara jaya, akhirnya sampai juga.








       Saya memarkirkan motor kemudian menuju loket tiket yang harga masuk nya (Rp.15.000), setelah membayar tiket saya berjalan menuruni tangga dan menuju curug, terlihatlah curug yang membuat mata seakan tenang dan raga berasa enteng, pada saat itu sedang ada renovasi di kawasan curug jadi sangat sepi pengunjung dan hanya 2-3 warung saja yang buka, mungkin karena weekday yang nambah tempat ini sepi, kemudian saya melanjutkan kembali menuruni tangga menuju curug tepat dibawah air terjun dengan semburan air nya yang segar, pada saat itu datang 2 orang pengunjung lain yang berasal dari Indramayu dan berbincang-bincang berkenalan saling berfoto ria dan menikmati kacang yang dibeli waktu di alfa, waktu menunjukan pukul 13.00 WIB saya bergegas keatas lagi untuk ganti baju dan sholat dzuhur.




       Setelah bermain air membuat saya lapar dan bergegas turun dari argapura menuju alun-alun maja mencari makanan berat, lalu saya membeli mie ayam solo seharga (Rp.17.000) sambil bersantai, waktu menunjukan pukul 14.45 lalu saya bergegas pulang menuju Bandung yang sebelumnya telah mengisi bensin di SPBU Maja (Rp.20.000), kemudian langsung gas menuju Bandung tanpa istirahat hahaha dan sampai rumah waktu pukul 18.30, selepas sampai rumah langsung mandi dan tidur karena cape.


NO
PENGELUARAN
HARGA
1
Bensin    
Rp.40.000
2
Tiket Puncak Panyaweyan     
Rp.5000
3
Parkir
Rp.2000
4
Minuman & Cemilan di Alfamart
Rp.23.000
5
Tiket Curug Muara Jaya
Rp.15.000
6
Makan Mie Ayam
Rp.17.000
JUMLAH
Rp.102.000

Comments

Popular posts from this blog

#DUGDAG (3) Penelusuran Lembah Tengkorak Di Balik Bukit Tunggul

#DUGDAG (4) Menikmati Mata Air Biru Situ Cilembang