#DUGDAG (3) Penelusuran Lembah Tengkorak Di Balik Bukit Tunggul
Assalamualaikum Wr Wb
Pada kesempatan kali ini saya akan bercerita tentang pengalaman saya menelusuri Lembah Tengkorak atau disebut juga Danau Urugan, tercipta akibat longsor tebing Gunung Pangparang pada tahun 2017, Lembah Tengkorak ini berlokasi tidak jauh dari belakang Bukit Tunggul tepatnya diapit oleh dua Gunung yaitu Pangparang dan Sanggara, untuk lengkapnya berada di Argowisata Bukit Tunggul, Palintang, Bandung Timur, Kabupaten Bandung Jawa Barat. Untuk lokasi bisa klik link google maps berikut : https://goo.gl/maps/ZLddcY7gxEs2beLz9
Pada dasarnya penulis mencari informasi mengenai Lembah Tengkorak melalui berita artikel dari website Okezone.com, artikel tersebut menjadi sumber referensi patokan menuju keberadaan Lembah Tengkorak ini, berikut link :
Menurut yang tertera di berita itu, Lembah Tengkorak dapat ditempuh dari pusat Kota Bandung sekitar 1,5 Jam melalui jalur perekebunan kina di Palintang Ujung Berung, kemudian dari perkebunan kina kita harus tracking dengan waktu tempuh selama 3-4 jam.
Perjalanan dimulai pada hari Minggu 29 Agustus 2021 menggunakan kendaraan motor saya star dari rumah pukul 07.30 WIB menuju salah satu teman SMA saya Abizar yang akan menemani perjalan ini di Ujung Berung tepatnya di Komplek Sukaasih, setelah saya sampai di rumah nya ternyata belommm bangun hadeuhh, saya telfon terus menerus akhirnya bangun juga dia, setelah itu kita bincang bincang sambil teman saya ngumpulin nyawa dulu karena baru bangun tidur, setelah mood terkumpul kita berdua berangkat dari Ujung Berung menuju Palintang, sampai di Palintang kita menepi di sebuah warung untuk membeli gorengan Rp.10.000, sukro Rp.5000, dan tisu Rp.2000, sambil teman saya ini sarapan dulu, selepas itu perjalan dilanjutkan menuju gerbang perkebunan kina Argowisata Bukit Tunggul.
Setelah memasuki gerbang, jalanan aspal berubah menjadi bebatuan yang cukup menyulitkan, lalu kita akan melewati Pos Penjaga Perkekebunan dan membayar biaya masuk Rp.10.000/orang.
Setelah melewati pos penjaga kita melanjutkan perjalanan menuju perumahan terakhir untuk memarkirkan kendaraan yang dikelola oleh penduduk sekitar, tarif parkir Rp.5000/motor.
Kemudian dari tempat parkir motor kita bedua menuju gerbang alam dengan jalan bebatuan untuk memulai tracking tepat pukul 10.30 WIB. Penulis akan mencoba memberikan petunjuk jalan secara singkat berdasarkan hasil bertanya dengan warga sekitar di sepanjang jalur, karena di jalur sendiri sangat minim petunjuk arah menuju lembah tengkorak, setidaknya meminimalisir tersesat atau salah jalur.
Track cukup landai yang bisa dilalui mobil jeep atau mobil khusus jalan yang berteksur bebatuan.
Setelah itu kan menemui jalan bercabang, pilih jalur kanan seperti pada gambar.
Kemudian jaur akan berubah menjadi tanah dengan jalur air di tengah nya.
Terlihat masih banyak pemandangan perkebunan milik penduduk di sekitar jalur tracking.
Setelah itu akan menemui pertigaan lalu pilih belok kanan dengan jalan menanjak.
Lalu kita akan memilih jalur kanan yang kecil sebagai jalan pintas memotong jalan agar menghemat waktu perjalanan.
Kemudian akan menyebrangi anak sungai lalu disini mulai menanjak tanjakan curam yang memakan tenaga fisk yang cukup terkuras.
Ternyata tanjakan tersebut merupakan jalur menuju puncak bayangan Gunung Pangprang, pantas saja jalurnya sangat curam dan menanjak, kita pun bertemu pengunjung yang tersesat dan kita ajak bareng, setelah sampai di puncak bayangan menurut petunjuk jalan akan turun gunung kembali menuju lembah.
Jalur turun akan cukup menyulitkan karena curam ditambah track yang berdebu dan licinnya pasir.
Setelah jalur turunan akan melalui jalur yang padat vegetasi tumbuhan yang disampingnya terdapat anak sungai kecil.
Setelah itu akhirnya kita sampai di Lembah Tengkorak pukul 12.30 WIB tepat 2 jam perjalanan, di Danau Urugan sendiri masih terlihat alami tetapi sudah cukup banyak orang yang mengunjungi masih.
Setelah sampai di Lembah Tengkorak kita mencari lapak untuk mengelar matras dan lalu memasak mieu tambah sukro, tak lupa juga kopi kita seduh untuk mengisi perut karena lapar perjalanan yang cukup menguras tenaga.
Setelah makan, ngopi, bincang-bincang, kita langsung beres-beres lalu sedikit foto-foto untuk keang-kenangan.
Setelah itu kita langsung balik kanan menuju tempat parkir pukul 14.00 WIB, yang dimana dalam perjalanan pulang kita menggunkan jalur lain yang cukup jauh karena melambung dan memakan waktu tempuh 3 jam, kita sampai di parkiran pukul 17.00 WIB dilanjut perjalan turun dari perkebunan kina menuju ujung berung ke rumah Abizar dan pulang kerumah.
NO | PENGELUARAN | HARGA |
1 | Gorengan | Rp.10.000 |
2 | Sukro | Rp.5000 |
3 | Tisu | Rp.2000 |
4 | Biaya Masuk Pos Penjaga | Rp.10.000 |
5 | Parkir | Rp.5000 |
JUMLAH | Rp.32.000 | |





















Comments
Post a Comment