#DUGDAG (4) Menikmati Mata Air Biru Situ Cilembang
Assalamualaikum Wr Wb
Pada kesempatan kali ini saya akan bercerita tentang pengalaman saya menelusuri sebuah mata air yang berwarna biru jernih bernama Situ Cilembang yang berlokasi di Dusun Curug, Desa Hariang, Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Untuk lokasi bisa klik link google maps berikut : Google Maps Situ Cilembang.
Tujuan lokasi perjalanan ini adalah Curug Buhud dan Situ Cilembang. Perjalanan dimulai pada hari Sabtu, 29 April 2023 menggunakan kendaraan motor, saya start dari rumah di Parongpong, Bandung Barat pada pukul 07.30 WIB, Jalur perjalanan yang dilalui ialah Lembang kemudian mencapai Tugu Nanas di Jl.Cagak Subang. Sebelum tugu nanas saya menepi di Alfamidi untuk membeli beberapa cemilan seperti sosis dan kopi botol, kemudian perjalan dilanjutkan kembali menuju lokasi pertama yakni curug buhud.
Laju perjalan kali ini cukup sepi dan lancar jaya, melalui Jl.Cagak Subang melalui beberapa daerah seperti Kasomalang, Cisalak, Tanjungsiang. Kemudian kita akan melewati tugu perbatasan antara Kabupaten Subang - Kabupaten Sumedang.
Setelah mengikuti jalur jalan yang berkelok kelok kemudian akan bertemu pertigaan. Belok ke kanan ialah menuju sumedang via rancakalong. Saya mengambil jalur belok Kiri untuk menuju daerah Tanjungkerta agar lebih dekat dan bebas macet.
Setelah mencapai Tanjungkerta kita akan menemui pertigaan kembali, kalau belok kanan menuju Cimalaka, Saya mengambil jalur Belok ke Kiri lagi, mengikuti kembali jalur jalan melalui google map untuk menuju Curug Buhud.
Tepat pukul 10.30 WIB saya telah sampai lokasi Curug Buhud di daerah Sukatani, Tanjungmedar, Sumedang. Setelah mencari beberapa informasi dari warga sekitar selama sekitar 45 menit sambil membeli kerupuk di warung. Setelah mendapat informasi dari warga sekitar ternyata lokasi curug telah ditutup pasca pandemi, untuk menuju lokasi curug pun terlalu terjal sehingga cukup sulit untuk turun kesana, ditambah sudah tidak ada pengelola yang bertanggung jawab dan saya tidak mau terlalu mengambil resiko. Karena sudah banyak membuang waktu kemudian saya membuka kembali google maps untuk langsung menuju Situ Cilembang melalui jalur alternatif dari Curug Buhud, kemudian saya melanjutkan perjalanan menuju lokasi kedua.
Jalur alternantif yang dilalui ternyata Hmmmmm seperti gambar dibawah ini, waduh jembatan kayu dengan panjang sekitar 60 Meter dan tinggi sekitar 30 Meter diatas Sungai Cijurey. Motor saya pun melaju dengan cukup pelan, ya dengan modal bismillah saja walaupun resikonya tinggi hehe dan alhamdulillah nya bisa melewati jembatan dengan selamat kemudian mengikuti jalur menurut google maps.
(Sasak gantung babakan sukasari)
(Sungai Cijurey)
Setelah melewati jalur alternatif kemudian menemui jalan utama dan sekitar 3 Km akan menemui sebuah tugu bertuliskan "selamat datang di situ biru cilembang" (saya lupa foto) sekitar pukul 11.45 WIB. Kemudian setelah melewati tugu kita akan mendapati gubug pos penjaga, ada kakek nenek yang menjaga lalu kita parkir dan membayar tiket masuk Rp.10.000. Selepas pos penjaga kita menyusuri jalan beton kebawah.
Setelah menyusuri jalan beton sekitar 5 Menit kita akan langsung menemui danau kecil yang berwarna biru jernih dengan ada seperti ikan dewa di dalamnya dan dikelilingi pohon yang rindang yang asri.
Selepas itu saya mengeluarkan alat masak dan memasak pempek oleh-oleh dari sepupu di lampung sehabis lebaran wkwkwk lapar gais.
(Memasak Pempek)
(Menikmati Pempek sembari melihat air biru)

















Comments
Post a Comment